
Jasa Pemasangan Stamp Concrete
Februari 4, 2025
Perbedaan FRP Fiberglass, FRP Serat Karbon, dan FRP Carbon Plate dalam Struktur Bangunan
Februari 14, 2025Solusi dak beton bocor dapat dilakukan dengan penerapan waterproofing yang tepat untuk mencegah rembesan air yang dapat merusak struktur bangunan. Jika di biarkan, kebocoran pada dak beton dapat menyebabkan retak, pertumbuhan jamur, hingga penurunan daya tahan material. Oleh karena itu, penting untuk segera mengambil langkah pencegahan agar dak tetap kuat dan tahan lama.
Dak beton merupakan bagian penting dari bangunan yang berfungsi sebagai atap datar atau lantai atas. Jika tidak di lindungi dengan baik, dak beton rentan mengalami kebocoran akibat paparan hujan dan perubahan cuaca. Kebocoran pada dak bisa menyebabkan rembesan air, jamur, bahkan kerusakan struktural. Oleh karena itu, penting untuk mengetahui cara mencegah kebocoran pada dak beton agar bangunan tetap aman dan tahan lama.
Penyebab Kebocoran pada Dak Beton
Sebelum mengetahui cara mencegahnya, berikut beberapa penyebab utama kebocoran pada dak beton:
- Retakan pada Dak – Bisa terjadi akibat penyusutan beton atau perubahan suhu yang menyebabkan pemuaian dan penyusutan material.
- Drainase yang Buruk – Saluran air yang tersumbat dapat menyebabkan genangan air yang berpotensi merembes ke dalam beton.
- Pemasangan Waterproofing yang Kurang Tepat – Jika lapisan kedap air tidak di pasang dengan benar, air tetap bisa menembus dak.
- Kualitas Beton yang Kurang Baik – Campuran beton yang tidak sesuai standar bisa menyebabkan porositas tinggi sehingga mudah menyerap air.
Solusi Dak Beton Bocor
Untuk memastikan dak beton tetap aman dan tidak bocor, berikut beberapa langkah pencegahan yang dapat Anda lakukan:
1. Gunakan Material Beton Berkualitas
Pastikan beton yang di gunakan memiliki campuran yang sesuai agar kuat dan tidak mudah retak. Gunakan aditif khusus jika diperlukan untuk meningkatkan daya tahan beton terhadap air.
2. Terapkan Sistem Waterproofing
Pemasangan waterproofing adalah cara paling efektif untuk melindungi dak beton dari kebocoran. Beberapa metode waterproofing yang dapat di gunakan, antara lain:
- Waterproofing Coating – Menggunakan bahan cair berbasis akrilik, poliuretan, atau juga epoxy yang di aplikasikan ke permukaan beton.
- Waterproofing Membrane – Menggunakan lembaran berbahan aspal atau bitumen yang di pasang pada dak beton.
- Semen Waterproofing – Campuran semen dengan aditif khusus yang di aplikasikan langsung ke permukaan beton.
3. Pastikan Kemiringan Dak yang Sesuai
Dak beton sebaiknya memiliki sedikit kemiringan (minimal 1-2%) untuk mengarahkan air ke saluran pembuangan. Kemiringan yang tidak sesuai bisa menyebabkan genangan air dan mempercepat proses kebocoran.
4. Periksa dan Bersihkan Saluran Air Secara Rutin
Saluran air yang tersumbat oleh daun atau kotoran dapat menghambat aliran air, menyebabkan genangan, dan meningkatkan risiko kebocoran. Pastikan saluran air selalu dalam kondisi bersih dan lancar.
5. Perbaiki Retakan Sejak Dini
Jika ditemukan retakan kecil pada dak beton, segera lakukan perbaikan dengan injeksi grouting atau menggunakan bahan perbaikan khusus agar air tidak masuk lebih dalam.
6. Aplikasikan Sealer atau Cat Pelindung
Gunakan sealer atau cat pelindung berbasis waterproofing untuk memberikan perlindungan tambahan pada permukaan dak beton.

Solusi Dak Beton Bocor Dengan Pakar Beton
Mencegah kebocoran pada dak beton memerlukan kombinasi dari pemilihan material yang tepat, penerapan waterproofing yang efektif, serta perawatan dan inspeksi rutin. Dengan langkah-langkah ini, Anda bisa memastikan dak beton tetap kokoh, tahan lama, dan bebas bocor.
Jika Anda membutuhkan solusi profesional untuk waterproofing dak beton, Pakar Beton siap membantu dengan layanan terbaik dan material berkualitas tinggi.
- Hubungi kami sekarang di : 0812-1111-6731
- Konsultasi & Survey Gratis
Jangan biarkan kebocoran merusak bangunan Anda! Percayakan perlindungan dak beton kepada Konstruksi Bangunan – ahlinya waterproofing berkualitas.


